Padamu
Pintaku lagi Pada angin Sekali lagi kumeminta Tinggalkan lara ini dalam hangatnya sendu Dan hancurkan ego yang senantiasa merayu Bunyi teredam hampanya ruang Dalam pengap kupeluk rindu Pada siang yang membenci malam Lalu daun gugur dan hujan menemaniku jatuh Lelahnya nyanyian fajar menggangguku Kotak itu tak berisi, tuan Lalu embun pagi pagi bersahutan Senyum licik menyembunyikan Kedua kali kumeminta Tanggalkan jasmu dan tinggalkan aku Melayang-layang di atas sini tak selalu menyenangkan, tuan Menjelma pagi dingin sesuai sandiwara Kau rajanya kan? Pintaku tak rumit, tuan Laba-laba di pojok ruang mengangguk setuju Ruang hidup tak selalu bernyawa Keping hati setia berdansa Mengaku tak ada risau Namun, awal rasa menjelma lara