Lupa

Ku coba lenyap tuk melupa
Meniti jembatan seraya mengadu
Cacian angin membelai senja
Bertanya mengapa
Sampai malam tiba tak ada jawab
Masih terdiam dan meniti
Seperti lingkaran yang tak berujung pasti
Kembali ke titik itu
Lagi dan lagi
Lalu apa?
Lenyapku tak disetujui oleh sang asa
Atau diri ini beri kesempatan, lagi?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dear

Sudah Saatnya