"Jalan Itu"
Keluar melihat ke jendela, memastikan apakah kau disana.
Berkhayal kau berlari menuju tempatku dan berkata "Hay..! aku juga".
Tapi itu hanyalah angan-angan saja, kebenarannya jalan itu selalu sepi.
Pernah kuberfikir, akulah yg akan mengisi jalan itu menuju ke tempatmu dan berteriak " Jangan pergi...!".
Lagi, lagi jalan itu tak terisi.
Waktu tak bisa menungguku.
Kupastikan bahwa kau akan pergi dan juga aku.
Berpisah jalan, dan jalan itu akan benar-benar hilang.
Dan.. Setelahnya...
Aku pergi ke tempat lain.
Kemana jendela yg akan menunjukkanku ke tempat kau tinggal.
Tak dapat kutemukan jendela yg mana.
Aku hanya dapat menatap langit, membayangkan itu cermin, dan disitulah bayanganmu berada...
Mimpi, selalu bermimpi ku menemukan jalan, ya jalan itu.
Berlari menuju tempatmu dan berkata "Aku suka padamu!".
Tapi tak ada kau dan aku mulai terbangun...
Melihat betapa kerasnya aku mencoba bertahan di tempat ini.
Aku tak mengerti.. Dan.. Akhirnya...
Ku yakinkan untuk kembali ke tempatku dulu.
Sudah berbeda..
Sekilas menengok kembali jalan itu, agak ragu tuk menatapnya kembali.
Aku tak ingin kembali seperti dulu, perasaanku...
Tapi seperti kaki ini membujukku, berjalan ke jalan itu.
Aku menuju tempatmu...
Tak akan kupercaya kau ada disana,
Tapi..
Seseorang tepat didepanku berdiri dan tersenyum kepadaku "Aku mencintaimu".
Apakah aku kembali bermimpi?

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus